Profil dan Biodata Nike Ardilla Foto Terbaru Lengkap

Profil dan Biodata Nike Ardilla Foto Terbaru Lengkap - Berikut ini akan membahas seputar biodata artis indonesia yaitu Biodata Lengkap Nike Ardilla profil lengkap dengan agama yang meliputi kehidupan pribadi karir, pendidikan serta akun twitter dan akun Instagram foto foto yang terbaru dan terlengkap. Tidak ketinggalan juga profil artis indonesia pemain film sinetron, model iklan, penyanyi, aktris dan artis indonesia lengkap.

Profil dan Biodata Nike Ardilla Foto Terbaru Lengkap
Foto Nike Ardilla Terbaru

Foto Nike Ardilla Terbaru

Latar belakang
Nama lahir Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi
Lahir 27 Desember 1975
Bandung, Indonesia
Meninggal 19 Maret 1995 (umur 19)
Bandung, Indonesia
Jenis musik Blues, rock, pop rock
Pekerjaan Penyanyi, aktris, foto model
Tahun aktif 1987 - 1995
Perusahaan rekaman Musica Studio's, Polygram, Blackboard
Pasangan domestik Raden Deden Soni (kakak )
Raden Alan Yudi (kakak)
Mempengaruhi Katy Perry, Nafa Urbach, Syahrini, Luna Maya, Rona Anggreani, Sandra Dewi, Dinda Kanya Dewi,
Orang tua Raden Edi Kusnadi (ayah)
Nining Ningsihrat (ibu)
Agama Islam
Situs resmi .net
.com
Penghargaan
Penghargaan lain
Penghargaan internasional
1. GOLD Prize Asian Song Festival 1991.
2. Best Indonesian Selling Album in Malaysia Anugerah Musik 1994, Duri Terlindung Album
3. 2nd Runner Up Best Performer – ABU Golden Kite World Song Festival Kuala Lumpur Malaysia 1994
4. Nike Ardilla Stamp had been released in Russia (Abkasia and Tauva Region), 1996.
5. Golden Prize Malaysia Music Awards for 10 Tahun Koleksi terunggul Album, 2005.
Penghargaan nasional
1. 1st Champion Pop Singing HAPMI, 1985 Bandung.
2. 3rd winner "TERUNA Festival Indonesia", 1986.
3. 1st Champion " 3 Genre Singing Festival West Java", 1987.
4. Multi-platinum Awards for Seberkas Sinar Album, 1989.
5. Best Selling Album, BASF Awards 1990, For Bintang Kehidupan Album.
6. The Best Performer – Indonesian Popular Song Festival 1990.
7. Best Selling Album, BASF Awards 1990, For Nyalakan Api Album.
8. Multi-platinum Awards for Matahariku Album, 1991.
9. Best Selling Album, BASF Awards, for Biarlah Aku Mengalah Album, 1992.
10. Multi-platinum Awards for The Best Of (Tinggalah Aku Sendiri) Album, 1993.
11. Triple Platinum Album, BASF Awards, for Mama Aku Ingin Pulang Album, 1993.
12. Best Selling Album, HDX Awards, for Biarkan Cintamu Berlalu Album, 1994.
13. Best Selling Album, HDX Awards, for Suara Hatiku Album, 1994.
14. Music Mingguan Awards ANTeve, Best Selling Album for Suara Hatiku Album, 1994.
15. Best Selling Album, HDX Awards, for Sandiwara Cinta Album, 1995.
16. Biggest Omzet Album, HDX Awards, for Sandiwara Cinta Album, 1995.
17. Multi-platinum Awards for The Best of Panggung Sandiwara Album, 1997.
18. Multi-platinum Awards for The Best of Cinta Di antara Kita Album, 1997.
19. Multi-platinum Awards for The Best of Ingin Ku Lupakan Album, 1998.
20. Multi-platinum Awards for The Best of Belenggu Cinta Album,1999.
21. Multi-Platinum Awards for The Best of Volume II Album, 2000.
22. Multi-Platinum Awards for The Best Beat Album, 2002.
23. Multi-platinum Awards for Best of The Best Album,2004.
24. Multi-platinum Awards for Golden Memories Album, 2005.
25. Multi-platinum Awards for 11 tahun Nike Ardilla Album, 2006.
26. Multi-platinum Awards for Lagu Pilihan Fans Album, 2007.
27. Multi-platinum Awards for The Best Of Tinggalah Ku Sendiri CD Album, 2008.
28. Multi-platinum Awards for Number One RBT Album, 2009.
29. Triple Platinum Awards for Koleksi Lengkap Album, 2010. In 2 days album sold 500.000 copies.
Penghargaan video musik
1. Video Musik Indonesia, Video Favorite of The Month Tinggallah Aku Sendiri, 1993.
2. Video Musik Indonesia, Video Favorite of The Month Biarkan Cintamu Berlalu, 1994.
3. Video Musik Indonesia, Video Favorite of The Year, Director Ria Irawan, BIarkan Cintamu Berlalu, 1994.
4. Best Female Video, MTV Viewer Choice Indonesia, 1997.
Penghargaan televisi
1. Dunia Bintang SCTV Awards 1995, Favorite Viewer Artis.
2. Dunia Bintang SCTV Awards 1995, Favorite Journalist Artis.
3. Silet Infotainment Highest 2nd Rating " Nike Ardilla Episode", 2003
4. SCTV Programme Eko Patrio Show, BEST Legend, mengalahkan Titiek Puspa and Benyamin S, Viewers Choice, 2005
Modeling dan media cetak
1. Cover SAHABAT PENA Magazine, 1986.
2. 3rd Winner LA Clerk Model Contest, 1989.
3. GADIS SAMPUL Favorit, 1990.
4. Best Performer on TV – from Monitor Magazine 1990
5. Best actress, readers choice Tabloid Citra 30th TVRI Anniv.1992. (LTB)
6. Most Wanted Actress, readers choice Tabloid Nyata (Jawa Pos), 1993.
7. Most Popular Artis, Popular Magazine, 1994.
8. URTV Magazine favorite Cover, 1994.
9. Indonesian Most Dedicated and Creative Singer – 1994
10. Indonesian Best Female Singer – from CITRA Magazine 1995
11. Nike Ardilla Stamp and Post Card edition, Tribute, from PT.POS Indonesia,1996.
12. Best Selling Cover Tabloid Nova for Nike Ardilla Cover Headline, sold 850.000 eksemplar, 2007.
13. Musisi Paling Fenomenal Versi Tabloid Bintang Indonesia, 2008.
Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi atau Nike Ardilla (lahir di Bandung, Jawa Barat, 27 Desember 1975 â€“ meninggal di Bandung, Jawa Barat, 19 Maret 1995 pada umur 19 tahun) adalah seorang penyanyi, pemeran, dan model berkebangsaan Indonesia. Ia tewas pada 19 Maret 1995 ketika mobil Honda Civic yang dikendarainya menghantam beton di jalan Raden Eddy Martadinata di kota Bandung.
Daftar isi
* Sejarah
o Awal karier
o Dominasi
o Kematian
o Pasca kematian
o Pengaruh
* Diskografi
o Album penuh
o Kompilasi
o Singel & soundtrack
* Penampilan internasional
* Serba-serbi
o Rekor
o Trivia
* Nike Ardilla dalam budaya pop
o Film
o Sinetron
* Pranala luar
* Referensi

Sejarah

Profil dan Biodata Nike Ardilla Foto Terbaru Lengkap

Awal

Profil dan Biodata Nike Ardilla Foto Terbaru Lengkap

Karier

Nike Ardilla adalah gadis kelahiran Bandung tanggal 27 Desember 1975 dari pasangan Raden Eddy Kusnadi dan Nining Ningsihrat. Sejak kecil sudah mengawali karier dengan mengikuti berbagai festival menyanyi di Bandung, sampai kemudian bakatnya ditemukan oleh produser musik Deddy Dores. Karier musiknya di dunia hiburan pun dimulai.
Tahun 1987, Ibunya memboyong Nike Ardilla ke Himpunan Artis Penyanyi Musisi Indonesia (HAPMI) asuhan Djadjat Paramor. Di sana ia bertemu dengan Deni Kantong, guru menyanyinya, dan Deni Sabrie yang kemudian menjadi manajernya. Deni Kantong dan Sabrie memperkenalkannya pada Deddy Dores.
Deddy membuatkan beberapa lagu untuk album pertama Nike yang bertajuk Seberkas Sinar yang terjual lebih dari 500.000 ribu kopi. Sebelumnya Deddy Dores juga sempat menyatukan Nike dengan dua anak didik Deddy dan Deni bernama Deni Angels bersama Cut Irna dan Lady Avisha.
Tahun berikutnya Nike merilis album keduanya yang bertajuk Bintang Kehidupan yang mendapatkan sambutan luar biasa, dan terjual dengan angka yang fantastis, yaitu dua juta unit. Selanjutnya Nike merilis album-album yang menjadi best seller. Karier Nike Ardilla dalam dunia seni peran juga berjalan mulus. Nike bermain film Kasmaran yang dibintangi juga oleh Ida Iasya dan Slamet Rahardjo, 1987.
Dan juga menjadi pemeran utama di Film Ricky Nakalnya Anak Muda bersama almarhum Ryan Hidayat pada tahun 1990 dan terus melahirkan film-film box office sepanjang periode akhir 80-an dan awal 90-an. Nike Ardilla juga sukses dalam beberapa sinetron. Selain sebagai penyanyi dan bintang film, Nike Ardilla juga mengawali kariernya sebagai seorang model. Terbukti dengan menjadi pemenang Favorit pada ajang GADIS Sampul 1990.
Dominasi
Semenjak album perdana dirilis di penghujung 1989, nama Nike Ardilla masuk kejajaran artis papan atas dan diperhitungkan. Deni Sabri Management memang mempersiapkan Nike Ardilla untuk menjadi artis multi talenta, awal pembentukan Nike Ardilla menjadi artis memang disiapkan untuk menggantikan Cut Irna yang terkenal sebagai model, Meriam Bellina bintang film papan atas, dan diva rock '80-an Nicky Astria.
Jadi menurut Deni, Nike adalah perpaduan dari Nicky Astria, Meriam Bellina, dan Cut Irna. Bahkan sebelum album perdana sukses di pasaran, Nike sudah dilibatkan dalam produksi beberapa film box office di jamannya dan kegiatan yang berhubungan dengan modeling dan show di daerah-daerah dari Aceh sampai Papua. 1990 adalah awal dominasi Nike Ardilla di dunia hiburan sehubungan dengan suksesnya secara komersil album Bintang Kehidupan, yang terjual 2.000.000 unit.[butuh rujukan]
Dilanjutkan dengan terpilihnya Nike Ardilla sabagai GADIS Sampul Favorit di ajang model yang sangat bergengsi. Jadwal konsernya setiap tahun penuh, tampil di acara-acara selebriti dan ajang penghargaan, membintangi beberapa film box office, bintang iklan, tampil di sampul majalah, dan sebagainya. Mungkin karier Nike Ardilla terbilang singkat (1988-1995), hanya 6 tahun. Tapi dalam waktu singkat tersebut kariernya begitu cemerlang.
Tidak hanya di bidang musik saja Nike berkiprah, industri film tanah air pun tidak mau ketinggalan menggunakan Nike Ardilla sebagai pemeran utama di film-filmnya. Puluhan film box office dihasilkan Nike, bahkan film daerah paling laris, Kabayan, yang di bintangi Paramitha Rusady sebagai tokoh wanita utamanya, digantikan oleh Nike Ardilla. Nike juga sempat tampil di salah satu sinetron dengan rating tinggi arahan sutradara Putu Wijaya yang berjudul None, juga bersama Paramitha Rusady. Puluhan iklan pun telah dihasilkan Nike Ardilla.
Kematian
Pada tanggal 19 Maret 1995, kurang lebih pukul 06.15 pagi Nike Ardilla tewas dalam sebuah kecelakaan tunggal. Mobil Honda Civic berwarna biru metalik plat D 27 AK menabrak pagar beton bak sampah di Jalan Raden Eddy Martadinata. Diperkirakan Nike tewas seketika, tetapi saksi yang berada disekitar lokasi kecelakan menuturkan Nike belum meninggal saat kejadian, baru dalam perjalanan ke rumah sakit Nike meninggal.
Nike mengalami luka parah di kepala dan memar-memar di dadanya. Nike yang saat itu bersama manajernya, Sofiatun, baru saja kembali dari diskotik Polo. Isu-isu negatif seputar kematiannya berkembang di antaranya menyebutkan bahwa Nike mengendarai mobil dengan keadaan mabuk, tapi kemudian kabar itu dibantah keras oleh pihak keluarga dan saksi kunci kecelakaan itu. Sofiatun mengatakan Nike hanya meminum jus jeruk.
Hasil visum polisi menyebutkan tidak menemukan kadar alkohol dalam tubuh Nike. Ada kesimpangsiuran tentang waktu kematian Nike Ardilla, menurut saksi kejadian itu terjadi pukul 3 pagi, tapi saksi lain mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi pukul 5.45 pagi, laporan resmi mengatakan bahwa waktu kejadian adalah pukul 06.15 pagi. Nike Ardilla dimakamkan pada sore itu juga, diantar oleh ribuan penggemarnya beserta para artis ibukota. Kematiannya menghebohkan dunia hiburan Indonesia, ditangisi para fans yang sampai beberapa hari setelah kematiannya masih setia berada di kediaman Nike Ardilla.
Menurut Atun yang bersama Nike berada di mobil itu, dalam perjalanan pulang Nike mengendarai mobil itu dengan tidak menggunakan sabuk pengaman. Mobil Nike berusaha menyalip mobil berwarna merah di depannya yang berjalan sangat pelan. Namun ketika menyalip, dari arah berlawanan muncul mobil Taft melaju kencang, Nike langsung menghindari mobil Taft tersebut dan membanting setir terlalu ke kiri sehingga menabrak sebuah pohon dan langsung terpental menabrak pagar beton bak sampah di kantor Usaha Pribadi di jalan RE. Martadinata, dan Nike menghembuskan nafasnya yang terakhir.
Ia meninggal dunia di saat popularitasnya sedang memuncak. Meski sudah wafat Namun Nike Ardilla Masih produktif mengeluarkan album, meskipun albumnya masih sama, hanya berganti cover saja. Sukses luar biasa yang ditorehkan lewat album Bintang Kehidupan, Membuat Deddy Dores menerapkan formula yang sama untuk album selanjutnya Nyalakan Api. Bisa dibilang Lagu jagoan di album ini Nyalakan Api secara tema dan progres lagunya mirip lagu Bintang Kehidupan.
Hasilnya, album ini pun laris manis di pasaran dan terjual mencapai 1,7 juta keping. Album ini didukung oleh banyak musisi-musisi ternama di jamannya. Sebut saja Ikang Fawzi, Deddy Dhukun, Doddy Lesmana, Dommy Allen, Teddy Riady dan Wildan. Meskipun angka penjualannya tak sedahsyat album Bintang Kehidupan namun album ini tetap meraih BASF AWARD sebagai album pop rock terlaris 1991.
Lagu Nyalakan Api terdengar dimana mana dan merajai tangga lagu di radio-radio tanah air. Selama sejarah dunia hiburan Indonesia ada, hanya Nike Ardilla artis satu-satunya yang mendapatkan penghormatan paling tinggi di mana setiap tanggal kelahirannya dan kematiannya selalu diperingati.
Pasca kematian
George Quinn, Dekan dari Fakultas Studi Asia di Universitas Nasional Australia melakukan penelitian tentang kebiasaan orang Jawa yang melakukan ziarah. Dan penghormatan biasanya dilakukan masyarakat Jawa kepada para orang suci Muslim seperti Wali Songo. Dan melihat penghormatan dan banyak bukti-bukti, hanya Nike Ardilla tokoh yang lahir di kebudayaan pop yang memiliki atau mempunyai penghormatan setara dengan para Wali Songo tersebut yang lahir di kebudayaan Gamelan.
Setiap tahun bahkan sampai 15 tahun wafatnya Nike Ardilla, ribuan orang telah melakukan ziarah baik itu sehari-hari atau setiap tanggal kematiannya dan tanggal kelahirannya Nike Ardilla. Maka dengan hal tersebut dapatlah di sebutkan kalau hanya Nike Ardilla yang menjadi bukti kegemilangan budaya pop. Di mana semenjak awal kariernya, berbagai poster Nike menghiasi ruang publik, baik itu kafe, bus, tv, sekolah, dan sebagainya.
Bahkan setelah kematiannya pun nama Nike Ardilla masih mengisi ruang-ruang publik. Buktinya, tempat-tempat suci didirikan seolah-olah mentasbihkan kalau Nike Ardilla adalah pahlawan dan tokoh baru pada zaman ini, Nike Ardilla resto and Gallery dibangun untuk mengenangnya di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan. Bagaikan museum, makamnya selalu ramai dikunjungi semua kalangan. Tidak salah kalau George Quinn mentasbihkan Nike Ardilla setara dengan Para wali. 15 tahun kematiannya masih mampu mengisi ruang-ruang publik hingga saat ini.
Pengaruh
Tak lama setelah kematianya nama Nike Ardilla justru menjulang. Publik masih terus membicarakan Nike Ardilla. Majalah Asia Week menafsirkan Nike dalam sebuah kalimat satir In Dead She Soared atau "Dalam Kematian Dia Bersinar". Setiap tahunnya ribuan penggemar yang tergabung dalam Nike Ardilla Fansclub melakukan ritual khusus pada tanggal 19 Maret dan 27 Desember yaitu berziarah ke makam dan mengadakan acara mengenang Nike seperti memutarkan film-film Nike dan menyanyikan lagu-lagu Nike di Bandung, tempat kelahiran dan tempat berpulangnya Nike.
Sebuah museum juga didirikan di Jalan Soekarno-Hatta, Bandung. Semua barang-barang Nike tersimpan disana, seperti pakaian yang dikenakannya saat kejadian dan replika kamar Nike Ardilla. Selain itu, hampir semua album rekaman lagu-lagu Nike berhasil memperoleh penghargaan, terutama dari segi penjualan. Dalam rentang waktu yang relatif pendek, dia berhasil mengembangkan demikian jauh popularitas dan fanatisme penggemarnya bahkan melampaui apa yang diperoleh penyanyi terkenal yang sudah berkiprah puluhan tahun di dunianya.
Di Sulawesi Barat terdapat sebuah rumah makan dengan nama Rumah Makan Nike Ardilla yang berlokasi di Wonomulyo, Polewali Mandar. Setiap harinya, rumah makan tersebut memutarkan lagu-lagu Nike.

Diskografi

Album penuh
* Hanya Satu Nama - 1987
* Bandung Rock Power - 1987
* Seberkas Sinar - 1989 - 1990
* Bintang Kehidupan - 1990
* Nyalakan Api - 1991
* Matahariku dan Izinkanlah - 1992
* Biarlah Aku Mengalah - 1993
* Mama Aku Ingin Pulang - 1995
* Biarkan Cintamu Berlalu - 1994
* Duri Terlindung (Album Malaysia) - 1994
* Sandiwara Cinta - 1995
* Suara Hatiku - 1996
Kompilasi
* Bandung Rock Power 1987
* Gadis Foto Model 1988
* Album Ost Pocong - 1996
* Best of The Best Vol. 1 - 1999
* Best of The Best Vol. 2 - 2000
* Best Beat - 2002
Singel & soundtrack
* Lupa Diri 1987
* Dia Idolaku 1988
* Kelap Kelip Cinta 1989
* Batu Batu 1989
* Ost Si Kabayan 1989
* Rona Rona Biru 1990
* Cukup Sampai Disini 1990
* Ost Nakalnya Anak Muda 1991
* Star Of Life 1991
* Ost Nuansa Gadis Suci 1992
* Ost Aksara Bisu 1992
* Ost Lupus 1992
* Warga Kelas Tiga 1992
* Cintaku Padamu 1993
* Tinggallah Ku Sendiri 1993
* Aku Tak Akan Bersuara (Malaysia) - 1993
* Kembali Lagi 1993
* Ost Deru Debu 1994
* Pengembara Terasing (Malaysia) - 1994
* Menanti Kejujuran 1994
* Untuk Apalagi 1995
* Cinta Kita 1995
* Biarkanlah 1996
* Selamat Jalan Duka 1996
* Anugerah 1997
* Cinta Diantara Kita 1997
* Panggung Sandiwara 1997
* Ingin Ku Lupakan 1998
* Mengapa Cinta Berbuah Dusta 2014
* Antara Hitam Dan Putih 2015

Penampilan internasional

* Konser Battle Of The Bands di Stadium Negara, Kuala Lumpur (2 Feb. 1989)
* Konser Battle Of The Bands jelajah Malaysia (sepanjang 1990)
* Konser Terbuka Ella & The Boys di Panggung Anniversari, Kuala Lumpur (1990)
* Konser nike ardilla di Stadium Indra Mulia, Ipoh, Perak (18 Apr. 1991)
* Konser Kotaraya bersama artis-artis rock di Stadium Negara, Kuala Lumpur (1991)
* Konser Seni & Suara, bersama Ramli Sarip & Lefthanded di Stadium Negara, Singapura (1992)
* Konser Rock Salem, bersama MAY & BPR di Stadium Negara, Kuala Lumpur (8 Sep. 1992)
* Konser Revolusi Salem jelajah Malaysia, bersama Search & Wings (1992)
* Konser Hari Valentine Bersama Ella dan Nike Ardilla di Stadium Negara, Kuala Lumpur (14 Feb. 1993)
* Konser biarlah aku mengalah jelajah Malaysia (1993)
* Konser Solo Nike Ardilla, bersama Cromok di Tapak Pesta Shah Alam, Selangor (1993)
* Konser Solo Nike Ardilla di Stadium Tertutup, Singapura (1993)
* Konser Ella USA jelajah Malaysia (1994)
* Konser Tahun Baru Bersama Zainal Abidin,Ella dan Nike Ardilla (1995)
* Konser duri terlindung jelajah Malaysia (1995)
* Konser Ella Ten Years di Plaza Sungei Wang Roof Top, Kuala Lumpur (1995)
* Konser Demi Nike Ardilla jelajah Malaysia (1995)
* Konser Rock Orkestra DBKL di Kuala Lumpur (1995)
* Konser Bulldozer bersama artis-artis rock (1995)
* Festival Rentak Asia di Stadium Nasional, Bukit Jalil, Kuala Lumpur (1995)
* Konser Rentaq Serantau, bersama Search & artis-artis Indonesia di Stadium Malawati, Shah Alam, Selangor (3 Feb. 1995)
* Sunday Nite Live di Planet Hollywood, Kuala Lumpur (11 & 25 Feb. 1995)

Serba-serbi

Rekor
1. 20 Tahun kematiannya masih diperingati dan belum ada artis yang meninggal di Indonesia mempunyai pencapaian seperti ini.
2. Setiap Hari Kelahirannya selalu diperingati sama seperti peringatan Hari Kartini.
3. Nike Ardilla merupakan tokoh satu-satunya Lintas profesi yang setelah hampir puluhan tahun meninggalnya menjadi Cover tabloid dan atau Majalah berkali-kali, di Indonesia. Terakhir menjadi Cover Tabloid Genie 2 kali berturut-turut di Genie Edisi 36 & 38 Tahun VI bulan Maret 2010.
4. Tokoh Selebrtiti satu satunya yang masih menjadi headline berita di semua media massa.
5. Kematian Nike Ardilla adalah berita paling heboh dan paling menggemparkan dalam sejarah pertelevisian Indonesia, berita kematianya di tayangkan selama 3 bulan berturut-turut, bahkan berita kematian Putri Diana pada tahun 1997 di Indonesia-pun tak dapat menyainginya.
6. Dikutip dari buku "100 Perempuan Paling Berpengaruh Di Indonesia, Nike Ardilla menduduki peringkat 4 dari 100 perempuan tersebut. Dia berpengaruh karena: kegiatan amal yang ia lakukan di seluruh penjuru Indonesia, nyaris semua remaja perempuan meniru dia, mulai dari gaya rambut hingga cara berpakaiannya. Nike Ardilla adalah icon dari aliran musik slow rock, buktinya setelah kematian Nike Ardilla pada tahun 1995 akibat kecelakaan musik slow rock tak lagi berjaya.
7. Nike Ardilla bersama sembilan tokoh musik lainnya mendapatkan penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia dari PAPPRI, kesembilan tokoh musik tersebut adalah sebagai berikut : Gombloh, Nike Ardilla, Titiek Puspa, Anggun, Iwan Fals, Ebiet G Ade, Titiek Sandhora, Deddy Dores, Broery Marantika, Rhoma Irama
Trivia
* Tinggi badan Nike Ardilla adalah 165 sentimeter dan berat 50 kilogram.
* Hobi Nike Ardilla adalah musik, berenang, dan bulutangkis.
* Makanan kesukaannya adalah hamburger, mie bakso, dan jengkol goreng.
* Minuman kesukaannya adalah Coca-Cola dan Yogurt.
* Nike mempunyai beberapa nama kecil antara lain Nike, Neneng, Keke, dan Amoy.
* Mobil Honda Genio yang dipakai Nike saat kecelakaan berhasil dilelang seharga Rp 100 juta oleh seorang gadis bernama Lia Nathalia yang kini juga menjadi penyanyi.
* Pada acara 40 hari meninggalnya Nike Ardila diadakan doa bersama di gedung Balai Sartika Bandung pada tanggal 26 April 1995. Acara yang merupakan bagian dari peringatan empat puluh hari meninggalnya Nike Ardilla dihadiri sekitar 200-an tamu undangan, termasuk puluhan artis ibu kota yang khusus datang dengan dua bus besar serta rekan-rekan dari PAPRI dan HAPMI Jawa Barat. Dalam peringatan ini hadir pula keluarga Nike.
* Pada 40 hari itu juga, makam Nike dikunjungi oleh lebih dari lima ribu penggemar.
* Bangunan makam Nike Ardila boleh dibilang amat megah. Tak berbeda dengan makam tokoh-tokoh nasional yang amat penting, makam Nike juga dilindungi bangunan cukup berundak-undak yang terbuat dari beton yang atapnya disangga empat pilar kokoh. Makamnya sendiri seluruhnya dilapis oleh kayu yang khusus di datangkan dari Kalimantan Timur. Makamnya juga di pagari tembok yang penuh tulisan kata-kata kenangan untuk Nike Ardilla, termasuk puisi dan doa-doa dari penggemar.
* Nike Ardilla menjadi satu-satunya artis Indonesia yang kematiannya selalu diperingati oleh para fansnya. Diluar hal semacam ini terjadi pada John Lennon, Marilyn Monroe, atau Bruce Lee.
* Nama panggung Nike Ardilla sebelumnya adalah Nike Astrina yang diambil dari nama seniornya, Nicky Astria, Ini karena corak musik keduanya sama dan Nicky Astria juga adalah besutan Deddy Dores
* Tak cuma mencari penyanyi yang wajahnya mirip, bahkan Deddy Dores juga memirip-miripkan nama penyanyi orbitan barunya. Salah satunya bernama Dike Ardilla . Sayang, lagu-lagu Dike Ardilla tidak berhasil meledak di pasaran
* Video klip sandiwara cinta versi kedua atau lebih dikenal oleh para fansnya sebagai "versi Monroe" adalah video klip terakhir Nike semasa hidup dan disutradarai oleh Rizal Mantovani. Menampilkan Nike yang sekilas terlihat seperti idolanya, Marilyn Monroe. Syutingnya dimulai 10 hari sebelum Nike meninggal. Video ini sebetulnya belum selesai digarap, namun karena Nike kemudian meninggal, Rizal mengubahnya menjadi seperti sebuah video dokumenter Nike sepanjang kariernya. Setelah kematiannya, video klip lagu Nike Ardila biasanya menampilkan model yang mempunyai wajah mirip dengan dirinya.

Nike Ardilla dalam budaya pop

Film

* Kasmaran - 1987
* Gadis Foto Model - 1988
* Ricky - 1990
* Lupus IV - 1990
* Cinta Anak Muda - 1990
* Si Kabayan dan Anak Jin - 1991
* Olga dan Sepatu Roda - 1992
* Nuansa Gadis Suci - 1992
* Si Kabayan Saba Metropolitan - 1992
* Kembali Lagi - 1993

Sinetron

* Drama Seri Pondokan (1987)
* Opera Anak Juang Indonesia (1988)
* Kabayan Saba Kota (1989)
* Sukreni Gadis Bali (RCTI) - 1992
* Senandung Senja (1992)
* Impian Pengantin (1993)
* Bunga Kampus (TVRI) - 1993
* Saputangan dari Bandung Selatan (SCTV) - 1994
* None (MNCTV) - 1994
* Ceplas Ceplos (1994)
* Trauma Marissa (SCTV) - 1994
* Warisan I & II (RCTI) - 1995
* Sekelam Dendam Marissa (1995)
* Jalur Putih (Indosiar) 1995

Pranala luar

* (Indonesia) Sistus web resmi Nike Ardilla
* (Indonesia) Situs web penggemar Nike Ardilla
* (Inggris) Nike Ardilla di Internet Movie Database

Loading...

Profil dan Biodata Nike Ardilla Foto Terbaru Lengkap

foto nike ardilla, nama nama pemeran di film none nike ardila